Site icon Cantara.id

Cahaya dan bentuk awan jadi tanda gempa? Ini penjelasan BMKG

Tanda-Tanda Gempa Bumi yang Diklaim Muncul Sebelum Gempa

Sebuah unggahan di media sosial menyebutkan adanya tanda-tanda tertentu yang dapat diamati sebelum terjadinya gempa bumi. Unggahan tersebut mengklaim bahwa tanda-tanda gempa antara lain berupa kilatan cahaya yang muncul dari tanah menuju langit, serta kemunculan awan tertentu yang disebut sebagai awan gempa.

“Beberapa tanda sebelum akan terjadinya gempa yang terlihat di langit dan awan. Akan muncul kilatan-kilatan warna biru, warna putih, warna kuning dari bawah ke atas seperti kilatan petir. Tanda berikutnya adalah awan lurus atau awan yang seperti tulang rusuk. Awan ini statis dan tidak bergerak walau terkena angin,” tulis akun @ceo** pada Senin (29/12/2025).

Memahami potensi tanda-tanda gempa memang penting agar masyarakat dapat bersiap melindungi diri, keluarga, dan orang-orang terdekat. Namun, benarkah kilatan cahaya dan awan tertentu dapat dijadikan pertanda gempa?

Fenomena Langka dan Belum Terbukti Secara Empiris

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, membenarkan bahwa kilatan cahaya atau earthquake lightning memang pernah dilaporkan muncul sebelum gempa. Meski demikian, fenomena tersebut tidak selalu terjadi pada setiap gempa dan hingga kini belum dapat dijadikan dasar prediksi.

“Bisa, tetapi tidak semua gempa diawali dengan fenomena lightning. Untuk awan gempa masih bersifat spekulatif, dan saya skeptis karena belum ada bukti empirik,” ujar Daryono saat dihubungi Cantara.id, Selasa (30/12/2025).

Secara ilmiah, ia menjelaskan bahwa kilatan cahaya diduga muncul akibat aktivitas listrik yang terjadi karena tekanan pada batuan di dalam bumi. Namun, fenomena tersebut tergolong langka dan masih terus diteliti.

Sementara itu, terkait klaim awan gempa, Daryono menegaskan bahwa hingga kini belum ada bukti ilmiah yang dapat menguatkan anggapan tersebut.

“Mengenai lightning masih aktif diteliti. Untuk awan gempa, saya masih skeptis karena belum terbukti secara empirik,” kata dia.

Langkah Antisipasi Gempa

Alih-alih mengandalkan tanda-tanda visual yang belum pasti, masyarakat disarankan untuk fokus pada langkah mitigasi dan kesiapsiagaan gempa guna meminimalkan risiko kerusakan, cedera, hingga korban jiwa.

Mengacu pada panduan resmi BMKG, berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan sebelum gempa terjadi:

Exit mobile version