Site icon Cantara.id

Jadwal Pembayaran UGR Tol Getaci Tahap 1 dan 2 untuk Seluruh Desa Tebeton Mulai Gedebage-Cilacap

Proyek Jalan Tol Getaci Masuk dalam Proyek Strategis Nasional 2025

Jalan Tol Getaci, yang merupakan bagian dari proyek besar pembangunan jalan Tol Trans Jawa Selatan, kini resmi masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) 2025. Proyek ini akan menjadi salah satu dari 50 proyek infrastruktur lainnya di Indonesia. Dengan masuknya jalan tol ini ke dalam PSN, tidak ada alasan lagi untuk menunda penyelesaian proyek yang digadang-gadang akan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia.

Jalan Tol Getaci memiliki panjang keseluruhan sebesar 206,65 kilometer dan menghubungkan dua provinsi, yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah. Pembangunannya akan dilakukan dalam dua tahap, yaitu:

Sesuai dengan skala prioritasnya, pemerintah telah menetapkan bahwa Tahap 1 Gedebage-Tasikmalaya akan dibangun lebih dahulu. Setelah Tahap 1 selesai, baru dilanjutkan hingga Cilacap (Tahap 2). Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Willan Oktavian, menjelaskan bahwa “Sementara (sampai Tasikmalaya baru kemudian dilanjut ke Cilacap). Eksesnya seperti itu.”

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, dalam kunjungan kerjanya ke Bandung awal November 2025 lalu menyatakan bahwa ruas Gedebage-Tasikmalaya berpotensi lebih cepat terealisasi karena memiliki daya tarik investasi dan tingkat lalu lintas (traffic) yang lebih tinggi. Menurut pernyataan dari Kementerian PU, Tol Getaci sampai Tasikmalaya akan masuk tahap lelang dan dilanjutkan pemgerjaan konstruksi di tahun 2026. Diagendakan sudah bisa beroperasi penuh di tahun 2029.

Untuk mengejar target Tol Getaci Tahap I bisa beroperasi di Tahun 2029, saat ini sedang gencar dilakukan pembebasan lahan dan pembayaran uang ganti rugi (UGR) di Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.

Jadwal Pembayaran UGR Tahap 1 (Gedebage-Tasikmalaya)

Titik akhir pembangunan Tol Getaci sampai Tasikmalaya akan berada di Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Di Kawalu pula direncanakan akan dibangun gerbang tol atau simpang susun Tol Getaci Tahap 1.

Khusus wilayah Kabupaten dan kota Tasikmalaya, karena pembangunan Tol Getaci dibagi ke dalam 2 Tahap maka jadwal pembayaran UGR-nya sebagian ada yang masuk ke Tahap 1 dan sebagian lagi di Tahap 2.

Kabupaten Bandung

Di Kabupaten Bandung ada 28 desa yang bakal dilewati jalan Tol Getaci tersebar di 6 kecamatan yakni:

Kabupaten Garut

Di Kabupaten Garut, jalan Tol Getaci akan melewati 7 kecamatan dan 37 desa yakni sebagai berikut:

Kabupaten Tasikmalaya

Masuk ke wilayah Kabupaten Tasikmalaya, jalan Tol Getaci akan melewati 8 kecamatan dan 17 desa yakni:

Kota Tasikmalaya

Di wilayah Kota Tasikmalaya, jalan Tol Getaci akan melewati 4 kecamatan dan 15 kelurahan yakni sebagai berikut:

Sebagai informasi, Kawalu akan menjadi daerah titik akhir pembangnan jalan Tol Getaci Tahap 1 (Gedebage-Tasikmalaya) sebelum dilanjut ke Tahap 2 (Tasikmalaya-Cilacap).

Jadwal Pembayaran UGR Tahap 2 (Tasikmalaya-Cilacap)

Setelah Tahap 1 selesai pembayaran UGR Tol Getaci akan dilanjut ke Tahap 2 yakni Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran dan Cilacap.

Kota Tasikmalaya

Wilayah Kota Tasimalaya yang pembayaran UGR-nya masuk ke Tahap 2 akan diberikan kepada daerah sebagai berikut:

Kabupaten Tasikmalaya

Lepas dari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya, rute jalan Tol Getaci Tahap 2 masuk kembali ke wilayah Kabupaten Tasikmalaya yakni sejumlah desa di Kecamatan Manonjaya.

Kabupaten Ciamis

Di Kabupaten Ciamis, rute Tol Getaci akan membeton sejumlah desa masing-masing di:

Kabupaten Pangandaran

Di Kabupaten Pangandaran Tol Getaci bakal membeton 9 desa yang berada di satu kecamatan

Kabupaten Cilacap

Lepas dari Kabupaten Pangandaran Jawa Barat, Tol Getaci masuk ke wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Di daerah ini Tol Getaci melewati 16 Desa yang tersebar di 4 kecamatan.

Exit mobile version