Site icon Cantara.id

Netflix Resmi Akuisisi Warner Bros dengan Transaksi Rp 1.378 Triliun

Pengumuman Akuisisi Raksasa Hiburan oleh Netflix

Netflix, salah satu perusahaan layanan streaming terbesar di dunia, secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan akuisisi perusahaan media Warner Bros. Discovery, Inc. (WBD) melalui perjanjian definitif. Dengan nilai total sebesar US$ 82,7 miliar atau sekitar Rp1.378,73 triliun, transaksi ini akan menggabungkan dua raksasa hiburan global.

Nilai Transaksi dan Struktur Pembayaran

Dalam transaksi ini, Netflix akan membeli saham WBD dengan harga US$ 27,75 per saham, setara dengan Rp462.564,75. Total nilai ekuitas yang diperoleh adalah US$ 72,0 miliar atau sekitar Rp1.200,17 triliun. Pembelian dilakukan dalam bentuk tunai dan saham, sehingga pemegang saham WBD akan menerima pembayaran berupa uang tunai dan saham Netflix.

Setelah transaksi selesai, setiap pemegang saham WBD akan menerima Rp387.554,25 dalam bentuk tunai dan saham Netflix senilai Rp75.012,17 per saham. Harga saham Netflix dalam transaksi ini dilindungi collar atau rentang harga antara Rp1.631.948,39 hingga Rp1.994.670,83. Jika harga saham Netflix berada di bawah batas bawah, pemegang saham WBD akan menerima 0,0460 saham Netflix per saham WBD; jika di atas batas atas, proporsinya menjadi 0,0376 saham.

Portofolio Konten yang Diperoleh

Akuisisi ini mencakup warisan karya WBD selama satu abad, termasuk studio film dan televisi serta layanan streaming HBO Max dan HBO. Beberapa judul populer seperti The Big Bang Theory, Game of Thrones, The Wizard of Oz, dan DC Universe akan bergabung dengan portofolio konten Netflix, yang sudah memiliki judul-judul seperti Wednesday, Money Heist, dan Squid Game.

Kombinasi ini diproyeksikan akan memperkaya pilihan konten global sekaligus memperkuat posisi Netflix sebagai penyedia layanan streaming terdepan. Selain itu, Netflix juga berkomitmen untuk mempertahankan operasional Warner Bros., termasuk rilis film di bioskop, sambil memperluas kapasitas produksi konten orisinal di Amerika Serikat.

Proyeksi Keuntungan dan Sinergi

Langkah strategis ini tidak hanya memperluas pilihan konten bagi 282 juta pelanggan Netflix global, tetapi juga menjadi tonggak transformasi industri hiburan dalam menghadapi persaingan layanan streaming yang semakin ketat. Dengan sinergi konten warisan klasik dan inovasi teknologi, kolaborasi ini berpotensi mengukuhkan dominasi Netflix sebagai raja hiburan digital abad ke-21.

Moelis & Company dan Skadden Arps bertindak sebagai penasihat keuangan serta hukum untuk Netflix, sementara Allen & Company serta Wachtell Lipton mendampingi WBD. Transaksi ini telah disetujui oleh dewan direksi kedua perusahaan dan masih menunggu persetujuan regulator, pemegang saham WBD, serta penyelesaian pemisahan divisi Discovery Global pada kuartal III 2026.

Divisi yang terpisah nantinya akan mencakup merek seperti CNN, TNT Sports, dan layanan streaming Discovery+. Netflix juga memproyeksikan penghematan biaya tahunan senilai Rp33,34–Rp50,01 triliun pada tahun ketiga pasca-akuisisi serta peningkatan laba per saham pada tahun kedua.

Tanggapan dari Pemimpin Perusahaan

Ted Sarandos, Co-CEO Netflix, menyambut antusias transaksi akuisisi Warner Bros. Ia menyatakan bahwa misi Netflix selalu menghibur dunia. Dengan menggabungkan perpustakaan konten Warner Bros. yang memiliki karya klasik dari Casablanca hingga Harry Potter yang dikombinasikan dengan karya ikonik Netflix seperti Stranger Things, perusahaan akan memberi penonton lebih banyak konten yang mereka cintai sekaligus membentuk era baru industri hiburan.

Greg Peters, Co-CEO Netflix lainnya, menambahkan bahwa transaksi ini akan mempercepat pertumbuhan bisnis Netflix selama beberapa dekade ke depan. Kemampuan kreatif Warner Bros. yang telah memengaruhi budaya global selama satu abad, dipadu dengan jangkauan global Netflix, akan memperkuat industri hiburan secara keseluruhan sekaligus menciptakan nilai lebih bagi pemegang saham.

David Zaslav, Presiden sekaligus CEO Warner Bros. Discovery, juga menyambut positif kolaborasi ini. Ia menyatakan bahwa penggabungan dua perusahaan bercerita terbaik di dunia ini akan memastikan masyarakat di seluruh penjuru menikmati kisah-kisah berdampak selama generasi mendatang.


Exit mobile version