Site icon Cantara.id

Pemkab Karo Bantu Korban Banjir



Pemerintah Kabupaten Karo melalui berbagai lembaga dan instansi terkait telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Langkat, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati Karo Antonius Ginting bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting serta para kepala organisasi perangkat daerah lingkup Pemkab Karo. Penyerahan bantuan dilakukan dari Halaman Kantor Bupati Karo pada Senin (15/12) lalu.

Bantuan yang diberikan berasal dari dana yang dikumpulkan sejak pelaksanaan Natal Pemkab Karo. Dana tersebut merupakan hasil partisipasi aktif seluruh jajaran Forkopimda, perangkat daerah, kecamatan hingga Puskesmas di wilayah Kabupaten Karo. Total dana yang berhasil terkumpul mencapai Rp161.820.000. Uang tersebut kemudian dialokasikan untuk kebutuhan pokok sehari-hari para korban bencana.

Dalam bentuk bantuan, masyarakat penerima mendapatkan berbagai jenis kebutuhan dasar, seperti sayuran, beras, gula, susu, serta kebutuhan penting lainnya. Selain itu, juga turut disertakan bantuan titipan dari Pemerintah Kecamatan Dolat Rayat, yaitu pakaian layak pakai yang diperuntukkan bagi para korban bencana.

Antonius Ginting, Bupati Karo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemkab Karo terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana. Ia menekankan bahwa bantuan tersebut adalah hasil dari kebersamaan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, baik secara swadaya maupun melalui partisipasi pemerintah dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karo.

Lebih lanjut, Antonius berharap agar bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata dan sedikit meringankan beban para korban bencana. Ia juga menyampaikan doa agar para korban senantiasa diberikan kekuatan dan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kepada seluruh saudara-saudara kita, semoga tetap diberkati Tuhan Yang Maha Kuasa, dapat menerima dan menggunakan sedikit bantuan yang kami kirimkan dari Karo sebagai tanda kasih,” ujar Antonius.

Di akhir sambutannya, Antonius meminta kepada tim yang bertugas mengantarkan bantuan agar menyampaikan salam dan permohonan maaf kepada para korban, karena belum dapat hadir secara langsung untuk bersilaturahim. Ia juga berharap bantuan tersebut dapat sampai dengan selamat ke lokasi tujuan.

Bentuk Kebersamaan dalam Bantuan Kemanusiaan

Beberapa hal yang menjadi ciri khas dari penyaluran bantuan ini antara lain:

Harapan dan Doa untuk Korban Bencana

Selain memberikan bantuan materi, Pemkab Karo juga menyampaikan harapan dan doa untuk para korban bencana. Dalam sambutannya, Bupati Karo menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar kebutuhan fisik, tetapi juga bentuk dukungan moral dan spiritual. Ia berharap agar para korban bisa bangkit dari keterpurukan dan kembali menjalani kehidupan normal.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan seperti bencana alam. Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai pihak, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas dan berkelanjutan.

Proses Penyaluran Bantuan

Proses penyaluran bantuan dilakukan dengan hati-hati dan terorganisir. Tim yang ditunjuk bertugas mengantarkan bantuan ke lokasi tujuan. Mereka juga diminta untuk menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Pemkab Karo, karena tidak dapat hadir secara langsung untuk berinteraksi langsung dengan para korban.

Dengan demikian, bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar bantuan material, tetapi juga bentuk dukungan moral dan emosional yang sangat berarti bagi para korban bencana.

Exit mobile version