Site icon Cantara.id

Proliga 2026: Samator Surabaya Andalkan Satu Pemain Asing, Hadi Sampurno Optimalkan Tim Lokal

Strategi Samator dalam Menghadapi Proliga 2026

Samator, salah satu tim voli ternama di Indonesia, tampaknya telah menyiapkan strategi yang cukup matang untuk menghadapi Proliga 2026. Salah satu poin utama dari strategi ini adalah keputusan untuk hanya mendaftarkan satu pemain asing pada awal musim. Pemain tersebut adalah setter asal Kuba, Lyvan Taboada Diaz.

Hadi Sampurno, manajer tim Samator, menyatakan bahwa dirinya yakin dengan kemampuan para pemain lokal yang akan bermain bersama Taboada. Menurutnya, kunci kesuksesan tim terletak pada kemampuan para pemain lokal dalam memaksimalkan bola yang diberikan oleh setter mereka.

“Sementara ini Samator hanya menyiapkan satu pemain asing dulu, setter Taboada. Karena pada hakikatnya pemain kami bisa bersaing. Cuma harus dapat bola yang enak (dari setter) untuk dipukul,” ujar Hadi kepada Jawa Pos.

Pengambilan Keputusan yang Tertunda

Selain Taboada, satu slot pemain asing lainnya sengaja dibiarkan kosong. Manajemen Samator ingin melihat bagaimana performa tim pada putaran pertama yang akan dimulai pada 8 Januari 2026. Jika Samator mampu menembus empat besar, barulah mereka memutuskan apakah akan menambah pemain asing pada babak final four.

“Kami mencoba pemain-pemain Samator sendiri di putaran satu. Kalau ternyata bisa mengatasi, bisa masuk empat besar, maka kami persiapkan asing keduanya pada putaran final (four),” kata Hadi.

Strategi ini dinilai cukup realistis karena Proliga 2026 hanya diikuti lima tim. Dengan begitu, Samator hanya perlu finis di atas salah satu dari empat tim lainnya untuk memastikan tiket final four.

Pembelajaran dari Musim Lalu

Selain itu, Samator tampaknya belajar dari pengalaman musim lalu. Mereka sempat mengakhiri kontrak salah satu pemain asingnya, Yaisel Punales, menjelang berakhirnya babak reguler. Namun, hanya mengandalkan Taboada sebagai satu-satunya pemain asing di final four, Samator masih mampu merebut peringkat tiga Proliga 2025.

Dengan pengalaman tersebut, Samator sepertinya lebih percaya pada kemampuan pemain lokal mereka. Hal ini juga menjadi dasar dari strategi penggunaan satu pemain asing pada awal musim.

Tim-Tim yang Ikut Berkompetisi

Selain Samator, empat tim lain yang dipastikan ambil bagian dalam Proliga 2026 adalah Bhayangkara, LavAni, Garuda Jaya, dan Falcons Tirta Bhagasasi. Dengan jumlah tim yang terbatas, Samator memiliki peluang yang cukup besar untuk meraih hasil positif.

Strategi yang diambil oleh Samator ini menunjukkan bahwa mereka tidak terlalu bergantung pada pemain asing, tetapi lebih fokus pada pengembangan kapasitas pemain lokal. Hal ini juga sejalan dengan tujuan jangka panjang klub untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi pemain Indonesia.

Dengan rencana yang matang dan pengalaman dari musim sebelumnya, Samator tampaknya siap menghadapi tantangan baru dalam Proliga 2026.

Exit mobile version