Peringatan BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan mengenai potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi pada Minggu (23/11/2025) dan Senin (24/11/2025). Beberapa wilayah di Indonesia berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang. Hal ini bisa menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, dan longsoran tanah.

BMKG menyarankan masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi cuaca terkini. Cuaca ekstrem ini juga berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari serta kelancaran transportasi. Untuk itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan infrastruktur seperti saluran drainase dalam kondisi baik agar tidak mudah terganggu oleh cuaca buruk.

Selain itu, masyarakat dianjurkan untuk menjauhi area terbuka saat hujan disertai petir atau angin kencang. Jangan mendekati pohon, bangunan, atau infrastruktur yang sudah rapuh. Dengan begitu, risiko cedera atau kerusakan dapat diminimalkan.

BMKG juga menekankan pentingnya memantau informasi cuaca melalui kanal resmi mereka. Masyarakat dapat mengakses situs web www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi infoBMKG. Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang dan siaga menghadapi perubahan cuaca, serta memahami langkah evakuasi jika diperlukan.

Penyebab Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG menjelaskan bahwa fenomena cuaca ekstrem yang terjadi dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor atmosfer skala global, regional, dan lokal. Fenomena-fenomena tersebut akan terus memengaruhi cuaca di Indonesia hingga sepekan ke depan.

Beberapa faktor utama antara lain:

  • Dipole Mode Index (DMI): Saat ini DMI bernilai negatif sebesar -1.99, yang berkontribusi pada peningkatan pembentukan awan hujan.
  • La Nina Lemah: Indeks Nino 3.4 Relatif mencapai -0.95 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar +15.9. Fenomena ini meningkatkan potensi curah hujan.
  • Madden–Julian Oscillation (MJO): MJO saat ini berada pada fase 6 (Western Pacific), yang turut berkontribusi pada pertumbuhan awan hujan.
  • Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuator: Kedua gelombang ini berperan dalam peningkatan pertumbuhan awan hujan.
  • Siklon Tropis Fina: Siklon ini diperkirakan berada di Laut Arafura selatan Pulau Tanimbar dengan intensitas yang diprediksi meningkat dan bergerak ke selatan-barat daya.

Prakiraan Cuaca pada 23-24 November 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk dua hari tersebut:

Minggu, 23 November 2025

  • Hujan sedang-lebat:
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Sumatera Selatan
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Lampung
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku Utara
  • Papua Barat Daya
  • Papua Pegunungan
  • Papua
  • Papua Selatan

  • Hujan lebat-sangat lebat:

  • Sumatera Barat
  • Jambi
  • Bengkulu
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Maluku

  • Hujan sangat lebat-ekstrem:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Jawa Barat

  • Angin kencang:

  • Jawa Barat
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Nusa Tenggara Timur
  • Papua
  • Sumatera Utara

Senin, 24 November 2025

  • Hujan sedang-lebat:
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Lampung
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Selatan
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua
  • Papua Selatan

  • Hujan lebat-sangat lebat:

  • Sumatera Barat
  • Bengkulu
  • DI Yogyakarta
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Papua Pegunungan

  • Hujan sangat lebat-ekstrem:

  • Aceh
  • Sumatera Utara

  • Angin kencang:

  • Aceh
  • Maluku
  • Nusa Tenggara Timur
  • Sumatera Utara