Persiapan Wisata Malang Raya Menjelang Libur Nataru 2025-2026
Menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), destinasi wisata di Malang Raya mulai bersiap menghadapi lonjakan pengunjung. Selain menyiapkan berbagai aktivitas, pengelola juga memperketat mitigasi bencana karena kondisi cuaca ekstrem yang masih membayangi wilayah tersebut.
Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ)
Kawasan populer seperti Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ) telah membentuk tim khusus untuk menghadapi risiko luapan Sungai Brantas. Pengelola KWJ bahkan menyiapkan sirine peringatan dini agar wisatawan dapat segera menjauhi area sungai saat debit air meningkat.
Pengelola KWJ, Soni Parin, menjelaskan bahwa tim penanggulangan bencana (PB) terdiri dari warga setempat yang bertugas melakukan mitigasi bencana dan memandu wisatawan. Selain itu, pengelola juga menyediakan berbagai event hiburan untuk memeriahkan malam pergantian tahun, termasuk pertunjukan tari, musik, dan pesta kembang api.
Taman Kemesraan Pujon
Taman Kemesraan di Desa Bendosari, Pujon, Kabupaten Malang, menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang mencari suasana alam pegunungan. Pengelola menyediakan fasilitas camping lengkap dengan biaya yang terjangkau.
Biaya masuk dan camping di Taman Kemesraan adalah sebagai berikut:
– Tiket Masuk Rp30.000/per-orang
– Camping Bawa Alat Sendiri Rp35.000 (termasuk welcome drink)
– Paket Camping Lengkap Rp200.000 (Tenda, matras, sleeping bag, dan lampu)
Selain itu, Taman Kemesraan juga memiliki nilai budaya Jawa dan lima tempat ibadah yang bisa dikunjungi. Pengunjung juga dapat menikmati kolam renang gratis dan spot foto ikonik kaca besar.

Coban Rondo
Pengelola air terjun Coban Rondo di Pujon, Kabupaten Malang, telah mematangkan persiapan, termasuk strategi menghadapi potensi bencana. Manajer Klaster Malang PT Perhutani Alam Wisata Risorsis, Imam Basori, menjelaskan bahwa pengoptimalan personel telah dilakukan, melibatkan tim internal dan eksternal.
Meskipun belum memiliki Early Warning System (EWS), langkah mitigasi sudah disiapkan, seperti pemasangan rambu evakuasi, pagar pengaman area bawah air terjun, dan pemantauan cuaca rutin. Penutupan sementara akan dilakukan jika kondisi hujan ekstrem dan membahayakan.

Hidden Gem Edukasi Petik Anggur di Kota Malang
Di tengah hiruk pikuk Kota Malang, terselip hidden gem edukasi bernama Duta PengAngguran. Kebun seluas 1 hektar yang terletak di kompleks Polbangtan II Kementan (Jalan IR Rais, Sukun) ini baru diresmikan Wali Kota Malang pada awal Desember dan mulai beroperasi penuh pada Sabtu (20/12/2025).
Pengelola Duta PengAngguran, Dwi Supriyanto, mendirikan kebun ini untuk menangkap peluang besar anggur di Indonesia yang masih mengandalkan impor. Tempat ini berfungsi ganda, sebagai wisata sekaligus ruang edukasi terintegrasi.

Kopi Anggur dan Wisata Petik Anggur
Gamma Grape Experience Malang, yang berlokasi strategis di dekat Exit Tol Pakis (Jalan Raya Sukoanyar) juga menawarkan konsep wisata yang unik, memadukan potensi kopi berkualitas tinggi dari Kabupaten Malang dan panen anggur yang melimpah. Menu andalan di sini adalah kopi anggur.
Operasional Manager Gamma Grape Experience, Ari Cahyanto, menjelaskan bahwa menu ini merupakan hasil perkawinan dua komoditas unggulan Malang. Selain itu, tersedia pula keripik daun anggur yang dibuat dari daun anggur pilihan hasil budidaya kebun seluas 1 hektar.


Tinggalkan Balasan