Cara Screening Saham untuk Swing Trading

7+ Cara Screening Saham untuk Swing Trading, Wajib Tahu !!

Diposting pada

Cara screening saham untuk swing trading – Apakah Anda tertarik menjadi trader saham yang sukses? Strategi trading yang populer adalah swing trading.

Swing trading adalah teknik perdagangan saham jangka pendek yang dirancang untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga saham selama beberapa hari hingga minggu.

Namun, bagaimana Anda screening saham perdagangan ayunan dan bagaimana Anda menemukan saham perdagangan ayunan dengan potensi keuntungan tinggi?

Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menggunakan metode screening stok. Pada artikel ini, kami berikan informasi cara screening saham untuk swing trading dengan panduan lengkap.

Cara Screening Saham Untuk Swing Trading

Swing trading adalah salah satu strategi perdagangan saham paling populer di kalangan pedagang saham. Strategi ini dirancang untuk memanfaatkan fluktuasi harga saham dalam jangka waktu yang singkat (biasanya beberapa hari hingga beberapa minggu).

Namun, agar bisa menghasilkan keuntungan yang konsisten dalam swing trading, seorang trader perlu screening saham dengan cermat dan teliti serta mengetahui cara screening saham untuk swing trading.

Screening saham adalah proses pemilihan saham berdasarkan kriteria tertentu seperti harga saham, volume perdagangan, rasio keuangan, dll.

Screening saham sangat penting dalam swing trading karena para trader mencari saham dengan potensi keuntungan yang tinggi dan risiko yang terukur.

Namun, proses screening inventaris dapat menjadi rumit dan memakan waktu jika dilakukan secara manual. Oleh karena itu, para trader biasanya menggunakan alat stock picking online atau platform trading saham yang menyediakan fasilitas stock picking.

Saham dapat dengan mudah dipilih berdasarkan kriteria yang diinginkan dan dianalisis dengan lebih efisien oleh trader saat screening swing trading.

1. Likuiditas Saham

Likuiditas saham mengacu pada seberapa mudah Anda dapat membeli dan menjual saham dengan harga yang wajar. Likuiditas yang cukup memungkinkan trader untuk membuka atau menutup posisi dengan cepat tanpa menyebabkan fluktuasi harga saham yang besar.

Kriteria untuk menilai likuiditas saham meliputi volume perdagangan harian rata-rata dan bid-ask spread. Volume harian rata-rata menunjukkan jumlah saham yang diperdagangkan pada hari-hari biasa.

Semakin besar rata-rata volume perdagangan harian, semakin likuid saham tersebut. Bid-ask spread sendiri merupakan selisih antara harga bid dan ask suatu saham. Semakin ketat bid-ask spread, semakin likuid saham tersebut.

2. Volatilitas

Volatilitas adalah sejauh mana harga saham berfluktuasi selama periode waktu tertentu. Saham yang lebih fluktuatif cenderung mengalami perubahan harga yang besar dalam waktu singkat.

Hal ini memberikan peluang bagi para trader untuk menghasilkan keuntungan dalam waktu singkat. Beberapa kriteria untuk menilai volatilitas saham antara lain standar deviasi, beta, dan average true range (ATR).

Standar deviasi adalah ukuran statistik yang menunjukkan seberapa tersebar data dari rata-rata. Semakin tinggi standar deviasi, semakin tidak stabil saham tersebut. Beta mengukur volatilitas saham relatif terhadap keseluruhan pasar.

Jika beta lebih besar dari 1, saham lebih tidak stabil daripada keseluruhan pasar. Average True Range (ATR) kemudian mengukur volatilitas berdasarkan perbedaan antara harga tertinggi dan terendah harian.

3. Momentum

Jangka waktu tertentu menentukan kekuatan dan arah pergerakan harga saham yang disebut sebagai momentum. Ketika sebuah saham mengalami momentum positif, kemungkinan besar akan melanjutkan pergerakan naiknya, sedangkan momentum negatif mengindikasikan sebuah saham akan melanjutkan pergerakan turunnya.

Menilai momentum saham melibatkan pertimbangan beberapa kriteria, termasuk volume dan harga saham. Menggunakan indikator teknikal seperti Moving Average dan Relative Strength Index (RSI), grafik harga dapat digunakan untuk menentukan pergerakan harga saham.

Dalam kurun waktu tertentu, Moving Average dapat mengungkapkan arah fluktuasi harga saham dan kekuatan pergerakan harga saham yang diungkapkan oleh RSI.

Momentum positif dapat ditunjukkan ketika terjadi peningkatan baik volume maupun harga saham.

4. Fundamental

Beberapa faktor fundamental yang mempengaruhi harga saham antara lain kinerja perusahaan dan faktor ekonomi. Saat menilai saham, ada beberapa kriteria mendasar yang perlu dipertimbangkan seperti laba bersih, pendapatan, rasio keuangan, dan prospek perusahaan.

Kinerja perusahaan dapat ditentukan oleh faktor-faktor seperti laba bersih dan pertumbuhan pendapatan. Pertumbuhan pendapatan yang stabil disertai dengan peningkatan laba bersih menunjukkan bahwa perusahaan berada dalam kondisi yang menguntungkan.

Debt to Equity Ratio (DER) dan rasio keuangan seperti Price to Earning Ratio (PER) dan Price to Book Value (PBV) menawarkan pemahaman tentang kapasitas perusahaan untuk menangani utang dan memberikan gambaran sekilas tentang penilaian saham.

Rencana ekspansi, inovasi produk atau layanan baru, serta proyek-proyek besar yang sedang dikerjakan semuanya berkontribusi pada analisis perusahaan yang telah selesai.

5. News Catalysts

Saham yang mengalami momentum kenaikan karena perkembangan yang menguntungkan seperti rilis laporan keuangan yang positif, kontrak baru, atau pengumuman merger atau akuisisi harus dicari.

Dalam waktu singkat, harga saham bisa mengalami kenaikan karena berita positif yang berperan sebagai katalisator.

6. Memanfaatkan Fitur Filter dalam Aplikasi

Screening saham bisa dipermudah dengan menggunakan filter pada aplikasi trading, yang merupakan metode selain dari lima cara yang sudah disebutkan di atas.

Sesuai dengan preferensi masing-masing trader, fitur filter yang disematkan di setiap aplikasi biasanya dapat disesuaikan.

Untuk menemukan apa yang Anda cari, cukup masukkan kriteria yang Anda inginkan, seperti nilai kapitalisasi pasar, volume perdagangan harian, dan harga terkini.

Untuk memaksimalkan screening, setiap trader bisa memasukkan indikator teknikal RSI atau SMA. Ini menghemat kesulitan untuk memeriksa setiap stok secara manual satu per satu.

7. Menggambar Garis Resistance dan Support

Jika Anda menggunakan filtering, lanjutkan proses filtering dengan menggambar garis resistance dan support.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa keseluruhan harga saham bergerak ke atas dan untuk membantu menghindari penembusan dasar (menunjukkan penurunan harga yang berkelanjutan).

Pada tahap ini, setiap trader dapat menambahkan indikator seperti SMA, RSI, dan ADX untuk mempelajari lebih lanjut apakah suatu saham overbought atau oversold.

Dari sini, seorang trader bisa menentukan apakah saham yang dipilih benar-benar cocok untuk strategi swing trading.

8. Catat Hasil Screening

Saat Anda screening saham, jangan lupa mencatat hasil yang Anda temukan. Anda tentu tidak membeli semua saham, bukan?

Listing ini dilakukan untuk menyeleksi secara cermat saham mana yang benar-benar layak dibeli dan mana yang tidak.

Pastikan modal yang Anda keluarkan harus dimaksimalkan dengan baik agar keuntungan Anda juga maksimal.

Screening saham sangat penting agar Anda tahu mana yang akan mendatangkan keuntungan dan kerugian bagi Anda.

Melalui metode screening saham untuk swing trading yang baru saja diperkenalkan, saya harap Anda dapat menghindari saham yang merugi atau jatuh harganya.

Ingat gunakan cold cash untuk setiap transaksi agar tidak mempengaruhi kebutuhan sehari-hari. Anda juga harus memilih broker yang aman dan terpercaya untuk pengalaman trading yang berkualitas.

Bagaimana Kriteria Screening Saham untuk Swing Trading yang Baik?

Memilih saham yang tepat adalah yang paling penting dalam hal swing trading. Oleh karena itu, sangat penting bagi para pedagang untuk screening saham dengan rajin dan cermat untuk memastikan keberhasilan dalam perdagangan mereka.

Dalam hal swing trading, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan untuk penyaringan saham. Mari kita lihat beberapa kriteria ini:

#1. Harga Saham yang Terjangkau

Harga saham yang terjangkau sangat penting saat screening saham untuk swing trading. Trader sering mencari saham yang masih dalam kisaran yang terjangkau.

Jika harga saham naik, mungkin untuk membeli saham yang cukup dan mendapat untung besar.

#2. Volume Perdagangan yang Cukup Tinggi

Saat screening saham perdagangan ayunan, sangat penting untuk mempertimbangkan volume perdagangan. Faktor yang signifikan adalah volume perdagangan.

Dalam waktu singkat, para trader lebih mudah mendapatkan keuntungan dengan membeli dan menjual saham.

#3. Rasio Keuangan yang Sehat

Swing trader mengevaluasi kinerja perusahaan dengan memeriksa rasio keuangan yang sehat, termasuk rasio P/E dan P/B, selama proses screening saham.

#4. Likuiditas yang Baik

Pedagang saham yang mencari peluang swing trading harus memperhatikan likuiditas. Sangat penting untuk memilih saham yang permintaannya tinggi dan mudah diperdagangkan.

Keuntungan yang tinggi dapat diperoleh melalui pembelian atau penjualan saham yang cepat.

#5. Potensi Kenaikan Harga Saham

Screening saham untuk swing trading melibatkan pertimbangan potensi kenaikan harga saham.

Dalam jangka pendek, pedagang mencari saham dengan potensi kenaikan harga saham yang cepat, memungkinkan keuntungan yang berpotensi tinggi dalam waktu singkat.

Secara cermat dan teliti, para trader perlu mempertimbangkan faktor-faktor di atas saat melakukan metode stock screening untuk swing trading.

Kriteria perdagangan dapat dicocokkan untuk menemukan saham, sehingga meningkatkan kemungkinan perdagangan yang berhasil.

Bagaimana Cara Memilih Saham yang Tepat untuk Swing Trading?

Apa Manfaat Take Profit

Perlu Anda ketahui bahwa selain mengidentifikasi level support dan resistance, berikut beberapa cara memilih saham yang tepat untuk swing trading:

  1. Identifikasi level support dan resistance
  2. Pastikan kisaran antara level support dan resistance tidak terlalu dekat atau terlalu sempit
  3. Gunakan indikator swing trading seperti Bollinger Bands atau saluran tren.
  4. Pastikan status grafik saham yang akan dipilih uptrend, bukan downtrend. Namun, Anda tetap bisa berinvestasi di saham dengan grafik sideways.
  5. Beli saham saat harga saham yang mendasarinya berada di zona support dan ada sinyal pembalikan.
  6. Pilih saham dengan perdagangan saham yang bisa dikatakan cukup likuid.

Analisis Data Saham untuk Swing Trading

Trader harus menganalisis saham yang dipilih setelah melakukan metode swing trading stock screening. Ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang data stok.

Swing trading membutuhkan penyelesaian beberapa analisis data saham.

#1. Analisis Teknikal

Pergerakan harga saham dianalisis melalui analisis teknikal menggunakan grafik dan data.

Untuk mendapatkan wawasan tentang tren dan momentum pasar, trader mempelajari studi tentang pola pergerakan harga saham, indikator teknis, dan identifikasi sinyal beli atau jual melalui analisis teknis.

Titik masuk dan keluar pasar yang tepat dapat ditentukan dengan bantuan analisis teknis, menguntungkan pedagang.

#2. Analisis Fundamental

Berdasarkan data keuangan dan operasional perusahaan, analisis fundamental berasal.

Pedagang menganalisis kinerja dan proyeksi keuangan perusahaan dengan mempelajari laporan keuangan, faktor fundamental, pertumbuhan laba, dan rasio keuangan untuk menentukan potensi kenaikan harga saham.

Kenaikan harga saham dapat diketahui oleh para trader yang memanfaatkan analisis fundamental untuk menemukan saham-saham yang berpotensi tinggi.

#3. Analisis Sentimen Pasar

Analisis sentimen pasar didasarkan pada analisis psikologi pasar dan faktor emosional.

Dalam analisis sentimen pasar, trader mempelajari sikap dan perilaku investor dan pelaku pasar lainnya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang arah dan tren pasar.

Analisis sentimen pasar dapat membantu pedagang membuat keputusan yang tepat dalam kondisi pasar yang bergejolak.

Seorang trader perlu mempertimbangkan dengan hati-hati dan menyeluruh semua faktor dan informasi yang tersedia saat mengejar metode stock picking untuk swing trading.

Dengan melakukan analisis yang benar, seorang trader dapat meningkatkan peluang suksesnya swing trading dan menghasilkan profit tinggi dalam waktu singkat.

Baca artikel lainya


Apa itu eps saham
Cara menghitung eps saham
Apa itu swing trading

Evaluasi Potensi Keuntungan dan Risiko Saham untuk Swing Trading

Kapan Waktu yang Tepat Beli Saham

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai saham-saham yang dipilih, trader harus mengevaluasi potensi keuntungan dan risikonya setelah melakukan metode stock screening untuk swing trading.

Swing trading memerlukan evaluasi berbagai faktor, seperti:

#1. Potensi Keuntungan

Swing trading mengharuskan saham disaring untuk potensi keuntungannya.

Berdasarkan analisis sebelumnya, trader harus menilai potensi kenaikan harga saham dengan menggunakan metode teknikal dan fundamental.

Untuk menentukan potensi profit yang realistis, trader juga harus mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi pasar dan industri.

#2. Potensi Risiko

Saham swing trading memerlukan pertimbangan potensi risiko, yang tidak boleh diremehkan. Trader harus menilai potensi penurunan harga saham dengan menganalisis faktor teknikal dan fundamental yang ditelaah sebelumnya.

Untuk menentukan potensi risiko, trader juga harus mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi pasar dan dinamika industri.

#3. Stop Loss dan Target Profit

Hentikan kerugian dan target keuntungan memainkan peran penting dalam mengelola risiko secara efektif dan mengoptimalkan keuntungan saat terlibat dalam swing trading.

Stop loss dan target profit harus ditentukan oleh trader berdasarkan analisa data saham sebelumnya.

Target laba dan hentikan kerugian dapat memainkan peran penting bagi pedagang karena mereka berusaha menghindari kerugian yang tidak perlu dan membuat keputusan yang tepat.

#4. Diversifikasi Portofolio

Keuntungan swing trading dapat ditingkatkan dan risiko dikurangi dengan menerapkan strategi penting yang dikenal sebagai diversifikasi portofolio.

Untuk meminimalkan risiko, pedagang harus hati-hati memilih banyak saham untuk dimasukkan ke dalam portofolio mereka, sehingga mendiversifikasikannya. Diversifikasi ini membantu mengurangi risiko yang datang dengan berinvestasi dalam satu saham atau industri.

Mempertimbangkan dengan hati-hati semua faktor dan informasi yang tersedia sangat penting bagi pedagang saat mengevaluasi potensi keuntungan dan risiko saham.

Sukses dalam swing trading dan mendapatkan profit tinggi dalam waktu singkat dapat ditingkatkan dengan trader melakukan evaluasi yang tepat.

Membuat Keputusan Trading untuk Swing Trading

Mempertimbangkan potensi keuntungan dan risiko, serta menganalisis data saham, trader harus membuat keputusan untuk mengambil posisi dalam cara screening saham untuk swing trading.

Ketika datang untuk membuat keputusan perdagangan, ada beberapa faktor kunci yang perlu diingat.

#1. Strategi Entry dan Exit

Kondisi pasar dan analisa data saham menjadi faktor penting dalam menentukan strategi entry dan exit bagi para trader.

Sesuai dengan kondisi pasar, berbagai strategi dapat diterapkan untuk masuk dan keluar, seperti memanfaatkan level support dan resistance dan terlibat dalam perdagangan breakout.

#2. Manajemen Risiko

Swing trading, bidang yang sangat saya hargai, sangat menekankan pentingnya manajemen risiko. Agar berhasil, seseorang harus dengan terampil memastikan target stop loss dan profit melalui perpaduan yang rumit antara analisis data saham dan strategi perdagangan yang terbentuk sebelumnya.

Untuk mengelola risiko secara efektif, trader juga harus mempertimbangkan ukuran yang sesuai untuk posisi mereka.

#3. Psikologi Trading

Pedagang sering mengabaikan pentingnya psikologi perdagangan. Keputusan perdagangan yang tepat bergantung pada disiplin diri dan pengendalian emosi yang baik.

Pedagang harus mengingat psikologi pasar dan tidak membiarkan diri mereka terlalu dipengaruhi oleh perubahan harga.

#4. Monitoring dan Evaluasi

Pedagang secara teratur perlu mengevaluasi dan memantau keputusan perdagangan mereka untuk screening saham secara efektif untuk perdagangan ayunan.

Kedepannya, para trader dapat memperbaiki strategi trading mereka dengan belajar dari kesalahan melalui pemantauan dan evaluasi yang tepat.

Pedagang harus dengan cermat dan teliti menilai semua faktor yang dijelaskan untuk membuat keputusan perdagangan yang terinformasi.

Memperoleh keuntungan tinggi dalam waktu singkat melalui swing trading dapat dicapai oleh seorang trader yang melakukan persiapan dan analisis menyeluruh, sehingga meningkatkan kemungkinan sukses.

Berapa Lama Swing Trader?

“Berapa lama swing trader?” adalah pertanyaan umum yang ditanyakan oleh mereka yang tertarik untuk menjadi swing trader dan mengetahui cara screening saham untuk swing trading.

Faktanya, jawabannya terletak pada preferensi pribadi dan strategi perdagangan khusus yang digunakan.

Pergerakan harga dalam beberapa hari hingga beberapa minggu biasanya menghadirkan peluang untuk swing trading, sebuah strategi trading jangka menengah.

Bergantung pada kondisi pasar dan strategi trading khusus yang digunakan, swing trader dapat memilih untuk menahan posisi trading selama beberapa bulan.

Perhatikan bahwa swing trading adalah strategi trading yang tidak termasuk dalam kategori jangka pendek, tidak seperti scalping yang hanya berlangsung beberapa detik hingga menit.

Untuk menjadi sukses dalam swing trading, seseorang harus memiliki kemampuan untuk menganalisis secara hati-hati dan menunjukkan kesabaran yang tinggi dalam menentukan waktu masuk dan keluarnya mereka di pasar.

Secara teratur memantau kondisi pasar dan memperbarui strategi trading Anda sesuai dengan perubahan pasar merupakan keterampilan penting bagi swing trader.

Untuk mencegah keputusan perdagangan yang impulsif dan merugikan, sangat penting untuk memiliki kendali atas emosi dan psikologi perdagangan Anda. Selain itu, penting untuk dapat menangani emosi Anda saat berdagang.

Berapa Profit Swing Trading?

Pertanyaan yang sering ditanyakan oleh swing trader adalah “Berapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan swing trading?”.

Jawabannya sangat bergantung pada beberapa faktor seperti strategi trading, manajemen risiko, ukuran posisi trading dan kondisi pasar.

Namun, ada beberapa rentang keuntungan yang bisa dicapai oleh swing trader yang sukses. Beberapa swing trader bisa menghasilkan keuntungan 5-10% selama seminggu atau lebih.

Namun, itu juga dapat bervariasi tergantung pada jumlah uang yang diinvestasikan dan seberapa cepat seorang trader bereaksi terhadap perubahan pasar.

Untuk memaksimalkan potensi keuntungan, swing trader perlu mengembangkan strategi trading yang efektif, mengikutinya dengan ketat, dan mengetahui cara screening saham untuk swing trading.

Seorang trader juga harus memiliki manajemen risiko yang efektif untuk mengelola risiko dengan benar dan meminimalkan kemungkinan kerugian.

Tanya Jawab Seputar Cara Screening Saham untuk Swing Trading

Berikut hal yang umum yang sering ditanyakan oleh pemain trading saham tentang cara screening saham supaya makin tahu berikut hal yang sering ditanyakan tersebut:

#1. Apa itu swing trading?

Biasanya dalam beberapa hari hingga beberapa minggu, swing trading adalah strategi perdagangan saham yang dimaksudkan untuk memanfaatkan fluktuasi harga saham jangka pendek.

#2. Mengapa penting melakukan screening saham untuk swing trading?

Peluang keberhasilan perdagangan meningkat bagi pedagang yang menggunakan screening saham untuk menemukan saham yang memenuhi kriteria perdagangan mereka.

Trader dapat memusatkan perhatiannya pada saham-saham yang memiliki potensi keuntungan lebih tinggi dengan menggunakan proses screening untuk menghindari saham-saham yang memiliki risiko lebih tinggi.

#3. Apa saja kriteria screening saham yang perlu diperhatikan untuk swing trading?

Untuk swing trading, penting untuk mempertimbangkan sejumlah kriteria screening saham. Ini termasuk volume perdagangan yang cukup tinggi, likuiditas yang baik, rasio keuangan yang sehat, dan harga saham yang terjangkau.

#4. Bagaimana cara mengevaluasi potensi keuntungan dan risiko saham untuk swing trading?

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti volatilitas harga saham, likuiditas, trader dapat mengevaluasi potensi keuntungan dan risiko suatu saham. Mereka juga harus mempertimbangkan faktor fundamental lain yang relevan dan potensi keuntungan jangka pendek.

#5. Apa saja alat screening saham yang dapat digunakan untuk swing trading?

Screening saham online, platform perdagangan saham, dan aplikasi perdagangan seluler adalah beberapa alat penyaringan saham yang tersedia untuk swing trading.

Kriteria screening saham yang diinginkan dapat dicocokkan oleh para pedagang ketika mereka memilih alat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Artikel terkait


Cara swing trading saham
Apa itu scalping saham
Cara scalping saham

Kesimpulan

Swing trading merupakan strategi trading paling populer di pasar saham. Dengan metode screening saham untuk swing trading ini, para trader berupaya memanfaatkan pergerakan harga jangka menengah yang biasanya terjadi selama beberapa hari hingga minggu.

Agar sukses dalam swing trading, trader perlu screening saham, menganalisis data saham, menilai potensi keuntungan dan risiko, dan membuat keputusan trading yang terinformasi.

Saat screening saham, trader perlu mempertimbangkan kriteria seperti likuiditas, volatilitas, dan tren pasar. Setelah disaring, trader perlu menganalisis data saham dengan menggunakan berbagai metode analisis teknikal dan fundamental.

Selain itu, pedagang perlu menilai potensi keuntungan dan risiko untuk mengelola risiko dengan benar.

Nah, itu dia penjelasan tentang bagaimana cara screening saham untuk trading beserta karakteristiknya yang bisa anda ketahui, semoga bermanfaat. Terima Kasih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *